KEKUASAAN POLITIK

Posted: Januari 9, 2011 in Uncategorized

Kekuasaan politik adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dimana politik adalah salah satu bentuk untuk memperoleh kekuasaan .

Ketika kita membicarakan politik maka sebenarnya kita membicarakan suatu strategi bagaimana mendapatkan kekuasaan.

Kekuasaan adalah energi yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok untuk memuluskan tujuan yang ingin dicapainya. Kekuasaan dalam politik artinya menghimpun dan menempatkan energi setiap orang dalam kelompok untuk memperoleh kekuatan dalam memuluskan dan mencapai tujuan yang hendak dicapainya.

Kekuasaan dalam politik kadang kelihatannya sangat “kotor”, karena strategi seseorang atau kelompok dalam berpolitik memungkinkan menggunakan berbagai cara yang pada akhirnya harus mengorbankan seseorang atau kelompok lainnya.  Dengan berbagai alasan apakah tidak satu ideology sampai kepada tidak sepaham secara budaya atau dogmatis agama.

Kekuasaan yang diperoleh karena politik adalah upaya untuk menguasai masyarakat kebanyakan (pupils) secara ideological sehingga pemilik kekuasaan berada pada posisi tertinggi atau sering disebut kaum “elit”.

Kaum elit sebagai minoritas adalah kelompok mayoritas dalam kekuasaan, sehingga segala bentuk perilaku masyarakat kebanyakan sering diindahkan sebagai perilaku yang harus seragam.  Keseragaman dalam kacamata politik berbentuk statetemen yang kemudian diturunkan menjadi sebuah kebijakan bagi masyarakat kebanyakan.Kebijakan yang dikeluarkan oleh kaum elit akan mengatur segala perilaku orang dalam menjalankan dan memberikan sumbangsih terhadap kehidupan, baik dalam kehidupan bernegara bahkansampai kepada kehidupan bermasyarakat.

Dinamika Kekuasaan politik dan kewenangan

Untuk memahami kekuasaan politik dan kewenangan secara utuh, maka kita harus menelusuri terlebih dahulu dinamika dalam kekuasaan politikdan kewenangan.

Untuk mengetahuinya ada sejumlah pertanyaan dasar yang dapat digunakan,

seperti berikut ini:

a) Mengapa orang berkuasa atas orang lain ?

Kelebihan apa yang dimiliki oleh seseorang sehingga begitu berkuasa/memiliki kekuasaan atas orang lain  dan kepatuhan muncul dari orang yang dikuasainya.  Artinya kita harus memahami basis kekuasaan mana yang dimiliki oleh orang tersebut sehingga berkuasa dan sumber-sumber daya mana saja yang dimilikinya untuk melanggengkan kekuasaannya.

b) Alat apa yang dipergunakannya ?

Kekuasaan dapat berlangsung dengan baik dan kepatuhan dapat dipertahankan.  Kepatuhan yang muncul biasanya karena instrumen dalam berkuasa cocok.  Kecocokan yang muncul (kepatuhan) berada dalam banyak dimensi, seperti berikut:

- Dimensi Ideologi

Kaitannya dengan pemahaman tentang sesuatu dari seseorang, dimana pemahaman tersebut memiliki titik nilai yang sama dengan cara pandang orang lain yang diikutinya.Kesamaan dalam cara pandang ini akan menjadi dasar dalam kekuasaan, jenis yang bisa digunakan adalah melalui penggunaan sejumlah Indoktrinasi yang membawa orang dalam kesamaan cara pandang terebut.

- Ekonomi

Bagaimana memperoleh hasil dengan sejumlah usaha yang dilakukan, sebagai perseorangan atau dalam bentuk badan usaha Penguasaan sumber-sumber daya/dana yang fital bagi hidup orang lain

- politik

Politik adalah sebuah bentuk kegiatan dalam memainkan peranan sebagai sentral/pusat dari sesuatu kelompok mayoritas atau kelompok minoritas yang mewakili kelompok mayoritas.

- BudayaHasil rasa dan karsa atau karya yang menjadikan orang secara tidak sadar terpolakan perilakunya, atau yang secara sadar merasa baik untuk mengadopsinya menjadi bagian dari perilakunya.

Budaya masa bodoh (permisive)

- Militer

Kekuasaan dengan kekuatan-kekuatan militerisme.Kekuasaan dengan senjata.

- Komunikasi

Nilai dari pesan (massage).

Kedudukan dalam komunikasi (retorika).

Media komunikasi yang dipergunakan.

Jaringan komunikasi (teknologi).

c) Target/Tujuan.

Target akhir dari kekuasaan adalah kepatuhan, akan tetapi perlu di lihat sampai sejauh mana kepatuhan itu muncul.  Kepatuhan yang muncul memiliki kadar yang berbeda beda, dan hal ini menggambarkan tingkat efektivitas kekuasaan yang dimilikinya.  Kepatuhan yang muncul akan berbentuk seperti berikut ini:

a. Ketakutan (untuk menghindari ancaman-ancaman atau teror yang terjadi)5

b. Self Identifine (patuh karena cinta) – Poppy love.

c. Tradisional (kepatuhan pada tingkat emosional secara sosio kultural)

d. Perhitungan (kepatuhan karena suatu perhitungan-perhitungan tertentu

bedasarkan untung rugi – kalkulatif)

e. Kesesuaian nilai-nilai (kepatuhan karena ikatan-ikatan yang bersifat normatif

– nilai yang hakiki dalam kehidupan).

Macam-macam kekuasaan

a) Kekuasaan Transformatif

Proses terjadinya hubungan kekuasaan tidak ada bentuk subordinasi antara subjek dengan subjek yang lain. Membangkitkan refleksi, dan refleksi tersebut menimbulkan aksi. Orientasi  yang terjadi dalam aksi tersebut merupakan orientasi yang adokatif.

b) Kekuasaan Transmitif

Terjadi proses tranmisi yang diinginkan oleh subjek yang memegang kekuasaan terhadap subjek subjek yang terkena kekuasaan itu sendiri. Orientasi kekuasaan besifat legitimatif, dengan demikian yang terjadi dalam proses pelaksanaan kekuasaan adalah suatu aksi dari subjek kekuasaan yang bersifat robotik karena sekedar menerima atau dituangkan ke dalam sesuatu bejana subjek yang bersangkutan.

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s